Jumat, 12 November 2010

pada suka makan kan?

Fosfor itu mineral terbanyak kedua dalam tubuh,,beratnya 1% dari berat badan tubuh kita. Kurang lebih 85% fosfor berada di tulang dan gigi kita. Selain di dalam tubuh, fosfor juga dapat ditemukan dalam makanan. Kandunagn fosfor dalam makanan banyak terdapat dalam makanan yang tinggi protein, seperti ikan, ayam, daging, telur, kacang-kacangan, biji-biji dan gandum. Kandungan fosfor dalam makanan olahan juga banyak seperti daging proses, roti, havermut atau bahan makanan yang mengandung bahan makanan utama pengandung fosfor seperti disebutkan diatas.

Kebutuhan fosfor untuk anak-anak berfungsi untuk penunjang perkembangan disaat pertumbuhan. Karena jika kekurangan fosfor akan ada kemungkinan nantinya anak akan mengalami keropos tulang,,apalagi bagi ibu hamil. Penting banget tuh mengonsumsi makanan yang tinggi protein. Supaya anaknya terbebas dari resiko keropos tulang.

Berikut data kecukupan fosfor yang dibutuhkan tubuh;
Kecukupan fosfor rata-rata sehari untuk Indonesia ditetapkan sebagai berikut (Widyakarya Pangan dan Gizi LIPI 1993)
• Bayi : 200-250 mg
• Anak-anak : 250-400 mg
• Remaja dan dewasa : 400-500 mg
• Ibu hamil dan menyusui :+200 sampai +300 mg
Yah kalo ga mau itung-itungan harus berapa gram,, yang terpenting tiap hari tuh pasti ada makanan yang mengandung protein tinggi yang kita makan.

penyakit???

Fosfor putih yang kita ketahui merupakan unsur yang beracun. Jika ia masuk ke dalam tubuh maka ia akan menimbulkan sesuatu. Sesuatu itu adalah KERUSAKAN. Dalam bentuk apa fosfor masuk ke tubuh? Yups! Betul banget,,fosfor masuk ke tubuh berupa serbuk. Serbuk Fosfor putih memiliki efek yang sangat besar jika masuk ke dalam tubuh. Serbuk ini mudah menempel pada kulit dan mudah tersulut. Serbuk yang dengan mudah digunakan untuk membakar manusia itu sebaiknya digunakan sebagai bahan bakar. Jika ia masuk ke dalam tubuh dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal dan bisa juga pada hati. Mengapa? Ini sih baru dugaan, karena masuknya inorganik fosfor ke dalam peredaran darah manusia.

Jika masuk ke dalam tubuh, fosfor menempel pada jaringan otot dan terakumulasi pada hati dan ginjal, mengakibatkan gagalnya fungsi organ vital ini. Orang yang keracunan fosfor putih akan menderita sakit kepala intensif serta muntah-muntah.
Kulit yang terpapar oleh fosfor mengalami lesi dimana jaringan tubuh mengalami keabnormalan. Lesi ini bisa meluas sampai seluruh fosfor diserap tubuh atau area di sekitar lesi kehabisan oksigen. Pasien akan merasa sangat sakit jika berendam di air dingin. Luka akan membentuk jaringan nekrotik berwarna kekuningan, berbau seperti bawang putih dan bersinar dalam kondisi gelap (fosfor bisa menyala dalam gelap). Ngeri banget ya,, Karena itu berhati-hatilah jika kita menggunakan fosfor putih.

FOSa dan FORa

Fosa: aduwh,,pelajaran kimia tadi ribet banget sih. Sampai-sampai ga ada satupun yang bisa aku tangkep(omel Fosa di bangku taman,saat itu jam istirahat)

Fora: ngapain tuh si Fosa sendirian di taman?? Jailin ahh....
Fora: (melempar karet ke rok Fosa) AWAS ADA ULAR!!!

Fosa: AAHHH.......!!!(meloncat-loncat), eh dasar kurang kerjaan banget sih Lo!

Fora: haha  lagian lo sih diem melulu,,ngapain lo disini?diputusin Rio ya...

Fosa: adwh Ra,,please deh ga usah gangguin orang. Aku kesini Cuma mau ngelepas kebetean. NGERTI?

Fora: wuih,,,,biasa dong ga usah nyentak gitu. Mang bete kenapa?

Fosa: hhh,,,tadi di kelas pelajaran kimia membahas tentang unsur Fosfor, lo tau kan Ra aku tuh ga bisa banget kalo dikasih pelajaran yang sistemnya ngehapal. Udah mah panjang dan ga ada satupun yang bisa aku cerna(emang makanan dicerna)

Fora: OOOOhhh,,,,,,gitu,,,,,. Bentar ya...aku punya solusi buat kamu.
           Tak lama kemudian Fora datang membawa seorang COWO yang cool... banget(es kali yang cool)

Fora: nih gue bawain temen pas buat nyelesain masalah Lo,,namanya Aris, dia kakak kelas kita. Dia pinter banget kimia,,urusan unsur kimia mah kecil.. OK? Gue tinggalin kalian dulu ya... Oh ya Sa, perhatiin penjelasannya,bukan mukanya!hehe

Fosa: Apaan sih,,

Aris: Oh kamu yang pusing karena kimia? Nyantei aja kali kimia tuh ga bakalan bikin kamu sampai sakit ko,,

Fosa: tapi kimia tuh ribet apalagi pelajaran tadi tentang fosfor,,boleh minta dijelasin ga ka 

Aris: Hmm,,OK, dah siap dengerin?

Fosa: siap banget.................   

Aris: Fosfor itu merupakan unsur kimia dengan lambang unsurnya 15. Dia termasuk golongan VIA dengan perioda 3. Dia merupakan nonlogam yang sangat reaktif apabila dia bertemu oksigen. Secara umum ia berbentuk padatan putih dan memiliki bau yang tak enak, namun ketika murni ia menjadi tak berwarna dan transparan.

Fosa: Dia ditemuin sama siapa ka?

Aris: Fosfor ditemukan oleh Hannig Brand pada tahun 1669 di Hamburg,Jerman. Hannig menemukan unsur ini ketika ia melakukan proses penguapan dengan cara menyuling air urin. Tau ga? Dia baru dapetin tuh ketika ember ke 50 yang ia gunakan. Gila banget kan,,air urin gitu.

Fosa: kalau sekarang gimana cara dapetin fosfor?

Aris: kalau sekarang fosfor diperoleh dengan cara mereduksi kalsium fosfat, Ca3(PO4)2, dengan batuan kuarsa dan batu bara. Mau tau ga alotropinya dari fosfor? Alotrop fosfor meliputi fosfor putih, fosfor merah, dan fosfor hitam.

Fosa: tadi di kelas juga ada pembahasan itu,,kaka bisa jelasin satu persatu?

Aris: OK,,pertama yaitu fosfor putih. Fosfor putih adalah molekul dengan komposisi P4, Fosfor putih memiliki titik leleh rendah (mp 44.1o C) dan larut dalam benzen atau karbon disulfida. Karena fosfor putih piroforik dan sangat beracun, fosfor putih harus ditangani dengan hati-hati.

Fosa: hmm,,, katanya ada fosfor yang bisa terbakar ya?
Aris: pinter kamu,,iya betul. Si fosfor ini jika terkena udara/oksigen akan terbakar. Jika ia terkena panas atau cahaya ia akan menjadi fosfor merah. Karena apa?karena dia kan sangat reaktif.

Fosa: fosfor merah? Waw keren,,lanjutin ke fosfor merah ka

Aris: Hmm,,kalau fosfor merah itu strukturnya tidak jelas. Komponen utamanya diasumsikan berupa rantai yang dibentuk dengan polimerisasi molekul P4 sebagai hasil pembukaan satu ikatan P-P. Fosfor merah tidak bersifat piroforik dan tidak beracun. Kamu tau korek api? Nah bahan pembuatan korek api itu ya fosfor merah.

Fosa: Oh,,satu lagi. Gimana dengan fosfor hitam?
Aris: Fosfor hitam adalah isotop yang paling stabil dan didapatkan dari fosfor putih pada tekanan tinggi (sekitar 8 GPa). Fosfor hitam memiliki kilap logam dan berstruktur lamelar. Walaupun fosfor hitam bersifat semikonduktor pada tekanan normal, fosfor hitam menunjukkan sifat logam pada tekanan tinggi (10 GPa).

Fosa: dalam kehidupan sehari-hari secara keseluruhan fosfor tuh digunakan untuk apa aja sih ka? Kayaknya unsur ini memiliki peranan penting,,feeling aku sih bilang gitu...

Aris: ya pasti lah,, fosfor ini digunakan sebagai Mainan yang bercahaya di kegelapan, Sumber lampu radioaktif, LED warna putih, Cathode Ray Tubes, Lampu Fluorescent, Sabun cuci ,pestisida,pasta gigi dan yang terpenting adalah untuk pembuatan pupuk.

Aris: Nah gitu deh tentang fosfor,,,gimana masih bete dengan fosfor? Kamu kan dah tau tuh gimana fosfor,,masa masih bete sih..?

Fosa: ga dong,,Fosa dah bisa ko. Makasih ya ka dah nerangin,,mmm..boleh minta nomor hp kaka ga? Ntar kalo ada yang susah tentang kimia kan bisa nanya ke kaka... 

Fora: Hayoh Lo!! Ketauan,,,mau PeDe KaTe ya.... diambil kesempaatan dong,,dasar lo Sa,,
Fosa: apaan sih Ra,,bukan gitu maksud gue... maaf ya ka Aris, fora nih suka iseng aja jadi orang(menginjak kaki fora)

Fora: AWW......

Aris: adwh kalian ini,,kayak anak kecil deh..






Rabu, 03 November 2010

kisah unik periode 3 bersama professor


Kisah cinta sulfur (bagian 2)

-penemuan cinta sejati-

Pada bagian pertama kisah cinta sulfur teman-teman telah mengetahui bahwa sulfur dan oksigen sudah bukan lagi sepasang kekasih. Putusnya ikatan mereka salah satunya disebabkan karena adanya pacar simpanan masing-masing dari mereka, siapa yahh pacar simpanan mereka…?? Mau tau..? simak aja cerita yang berikut ini..

Waktu berjalan begitu cepat. Tak terasa oksigen dan sulfur sudah sama-sama saling melupakan. Menurut kabar yang beredar oksigen sudah mempunyai pacar baru yang bernama hidrogen. Ikatan mereka sangat-sangat kuat sekali, yaitu ikatan hidrogen. Oksigen pun merasa tak dirugikan jika bereaksi dengan hydrogen, tidak seperti ketika bereaksi dengan sulfur yang menimbulkan bau busuk. Dan menurut kabar yang beredar juga, sulfur gak mau kalah dari oksigen. Sulfur juga mempunyai  pacar baru yang bernama fluorin. Ikatan mereka pun cukup kuat, yaitu ikatan non logam. Ehh.. tapi, siapa sihh fluorin itu? Untuk penjelasan lebih lanjut akan dijelaskan oleh professor..

Professor: "jadi begini anak-anak.. sulfur dan fluorin bereaksi membentuk senyawa baru yaitu sulfur heksafluorida. Florin merupakan unsur golongan ke-7 yang mampu berikatan dengan unsur apapun termasuk sulfur. Reaksinya sebagai berikut:
S (g) + F (g) ¦ SF6 (g)
Gas sulfur heksafluorida marupakan gas anorganik tidak berwarna, tidak berbau, tidak beracun dan tidak mudah terbakar. Sulfur heksafluorida mempunyai kerapatan yang sangat tinggi dibandingkan dengan kerapatan udara, yaitu 6,13 g/L. Ia tidak bereaksi dengan lelehan natrium, tetapi bereaksi eksotermik dengan lithium, oleh karena itu sulfur heksafluorida digunakan sebagai medium dielektrik gas untuk tegangan tinggi (35 kV). Namun  SF 6 marupakan gas  rumah kaca, dengan potensi pemanasan global lebih dari 22.800 kali dari CO 2 jika dibandingkan selama 100 tahun.

Hal yang unik dari gas ini adalah kemampuan gas untuk mengubah gelombang suara vokal. Jika kita menghirup sedikit saja gas ini, maka dengan kemampuannya itu dapat merubah suara kita dengan suara nge-bass. Gas sulfur heksafluorida aman-aman saja bila dihirup bila masih berada dalam batas ambang yang normal atau mengandung 20% campuran oksigen. Gas ini juga dapat berperan seperti air dikarenakan beratnya 6 kali lebih berat dari udara yang mampu menenggelamkan kapal-kapalan yang terbuat dari  aluminium foil. Hal tersebut sangat menarik, sehingga sering disajikan dalam berbagai acara spektakuler.
Kalian dapat mencobanya sendiri.

Jadi begitu, anak-anak… sulfur cukup stabil berikatan dengan fluorin. Walaupun sulfur telah berpisah dengan oksigen, mereka tetap bisa menjadi teman untuk keamanan kita dalam menghirup gas sulfur heksafluorida tersebut”.

Owhh.. jadi begitu yahh prof.. gas sulfur heksafluorida dapat merubah suara kita seperti halnya gas helium, subhaanalloh.. kereenn.. ajaib!
Akhirnya sulfur hidup bahagia bersama fluorin dan oksigen pun hidup bahagia bersama hidrogen. Akhir kisah cinta yang indah.

NB: trims so much bwat para pembaca blog kami.. mohon maaf bila cerita ini kurang menarik,,,
Kritik, saran, dan pertanyaan kami tunggu.. ikuti kisah menarik lainnya seputar periode 3...!!!

Selasa, 26 Oktober 2010

beras berpemutih


Si kecil putih berklorin
            Belum hilang dari ingatan kita berita-berita aneh seputar makanan seperti bakso dan ikan berformalin, bakso yang mengandung boraks, ikan bermerkuri (mengandung Hg), kemudian minuman berpengawet, kini ada si kecil berpemutih (beras klorin). Hmm.. Sepertinya di jaman sekarang kit asering menemui makanan dan minuman yang tak layak konsumsi karena telah mengandung bahan-bahan kimia. Wah-wah.. mau jadi apa Indonesia kalo bagini terus.. ya udah kita simak dulu aja Tanya-jawab antara professor dan siswa alcent berikut ini:
Siswa alcent: “pak prof, jadi berita sebenarnya tentang beras berpemutih itu seperti apa sihh?”
Professor: “menurut data yang saya dapat, penemuan beras berpemutih pertama kali ditemukan di pasar induk tangerang, semua baras mengandung klorin. Penemuan ini dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) namun belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai hal itu. BPOM Kota Tangerang menemukan kadar klorin seberat 0,05 ppm dalam beras curah yang diperdagangkan di pasar tradisional, Tangerang.”
Siswa alcent: “ohh jadi begitu beritanya.. sebenarnya klor bermanfaat gak sih bagi tubuh kita? Trus ada bahayanya gak?”
Professor : “Zat klor hakikatnya memang dibutuhkan oleh tubuh kita sebagai salah satu zat penguat tulang atau gigi seperti halnya kalsium. Namun jika kadarnya melebihi ambang batas yang diterima oleh tubuh kita, dapat mengakibatkan sejumlah gangguan.”
Siswa alcent: “wahh…!! Sereem juga yahh. Memangnya peran klorin dalam beras itu sendiri apa sih? Cara penggunaannya dalam beras bagaimana?”
Professor: “Klorin merupakan bahan kimia yang biasanya digunakan sebagai pemutih pakaian. Cara penggunaannya, klorin dicampur beras dengan cara perendaman atau penyemprotan agar beras lebih putih dan mengkilat.”
Siswa alcent: “Keuntungannya bagi pedagang sendiri apa? Trus apa dampaknya bagi tubuh kita kalau mengkonsumsi beras tersebut?”
Professor: “Keuntungannya bagi para pedagang yaitu harga jual beras tersebut bisa tinggi. Jika kita terus mengkonsumsi klorin dalam beras tersebut bisa mengakibatkan kanker tulang dan kerusakan ginjal. Meski efeknya baru kelihatan setelah 4 atau 5 tahun. Kamu gak mau kan menderita penyakit kedua-duanya?”
Siswa alcent: “hiii… gak mau lah. Jahat yahh mereka. Hmm, trus beras yang bagus dan sehat itu seperti apa prof?”
Professor: “Sebenernya warna beras yang bagus adalah yang buram karena memiliki ketahanan vitamin B yang lebih kuat. Tetapi sekarang karena mengikuti selera konsumen maka beras yang laku adalah beras yang berwarna putih, sehingga kemudian penjual/distributor menambahkan pemutih di dalamnya.”
Siswa alcent: “owh jadi bagitu. Trus biar kita bisa bedain beras yang bagus dan sehat dengan beras yang berpemutih bagaimana?”
Professor: begini,
Ciri beras yang dicampur zat pemutih, yaitu:
- fisiknya putih mengkilap
- bau obat atau deterjen
- licin
- banyak serbuk putihnya

dan Ciri beras yang asli, yaitu:
- kesat
- putih kusam/buram
- tidak berbau.

Professor: “Makanya ingat pesen simbah professor ‘dont judge a book by its cover!’ Jangan tergiur sama penampilan fisik doang, ternyata efeknya menyusahkan karena menimbulkan penyakit”.

Siswa alcent: “okkeh deh proff akan aku ingat-ingat!!””

professor: “jadi engga menutup kemungkinan distribusi beras berpemutih klorin juga sampai keluar Tangerang, ke kota Bandung misalnya.”

Siswa alcent: “wah-wah gawat nihh…!!” (bergegas meninggalkan professor)

Professor: hei-hei…! Mau kemana kamu..?

Siswa alcent: mau pulang dulu prof. takutnya si emak pake beras berpemutih.

Professor: hei.. tas kamu ketinggalan..

Siswa alcent: “nitip dulu prof. kapan-kapan aku kesini lagi. Terima kasih prof.” (keluar rumah meniggalkan professor)

Professor: “haha… dasar anak muda

(nantikan kembali kisah professor menarik lainnya..)
Kritik, saran, dan pertanyaannya kami tunggu..

Senin, 25 Oktober 2010

Jangan asal tau aja ,, yuk kenal lebih dekat dengan "Klorin"..

Haiii , para kimia lovers ( yang bukan kimia lovers juga hai deh..) !!
Kenalin nih , aku klorin yang biasa dilambangkan dengan huruf "Cl". Aku termasuk periode 3 yang berasal dari golongan VII A (halogen) atau ada juga orang yang bilang golongan 17.
Oya mau tau biodataku ga ?

TTL                           : Swedia , tahun 1774
Nomor atom             : 17
Nomor massa           : 35,45
Elektron valensi      : 3s2 3p5  
Jari-jari atom            : 0,99 Ǻ
                                            Keelektronegatifan : 3,16
                                            Energi ionisasi         : 1.251,1 kJ/mol

                                            Afinitas elektron      : -349,0 kJ/mol

   Oya , aku di lahirkan di swedia oleh  bapak K.W.Schele.
Disini aku bersifat elektronegatif dan mudah sekali bereaksi dengan unsur elektropositif untuk membentuk garam.  Aku juga memiliki harga keelektronegatifan dan afinitas elektron yang besar , jadi aku mudah menerima elektron dan membentuk ion negatif. ( mudah menerima bukan berarti aku pengemis loh .. Hehe !! ) makanya aku di bilang pengoksidasi kuat.

   Aku memiliki titik didih sebesar = -34,6 oC ,dan titik didih = -100,98  oC. Jadi karena aku memiliki titik didih dan leleh lebih rendah dari suhu kamar ( 25 oC) aku berfasa gas dan aku membentuk molekul diatomik pada keadaan bebas. Maaf banget yah kalo aku tidak bisa di lihat langsung sama kalian. Hehe !! Eh , tapi tenang aja deng , aku kan dapat terlihat waktu di uji coba. Waktu itu warnaku hijau kekuning-kuningan , tapi maaf banget ya sekali lagi kalo ternyata aku itu baunya menyengat ( bukan berarti ga pernah mandi ) dan uapku juga sangat berbahaya buat mata dan tenggorokan ( sumpah deh , ga punya niatan apa2 buat jahat sama kalian ).

   Untuk Kereaktifan dan daya pengoksiddasianku , aku memiliki nilai yang ridak besar-besat banget sih , Ini dia daftar potensial ku : CL2  +  2ē  → 2Cl-(aq)    , Eo = + 1,36 volt .Dengan ini aku dapat bereaksi secara spontan , karena harga E.sel ku adalah positif. contonhya nih :
  • CL2 (g) +  2KI-(aq)  → 2KCl(aq) + I2 ( aq)                     Eo = + 0,82 volt
ada juga sih yang tidak berlangsung , saat aku bereaksi dengan KF . Soalnya harga potrensialnya negatif , yang jadinya ga cocok deh. Hehe !!
  • CL2 (g) +  2KF(aq)  ≠› 2KCl(aq) + F2 ( aq)                     Eo = - 1,51 volt

   Udah dulua ya temen , nanti aku lanjutin lagi deh perkenalannya dengan kerugian serta keuntungan diriku. Ada lagi ni buat lanjutannya  yang menarik , yaitu kisah cintaku dengan hidrogen..

~ SAMPAI JUMPA ~
 

Kamis, 21 Oktober 2010

kisah periode 3 bersama professor

Kisah cinta sulfur (bagian 1)

Menikmati aroma terangnya matahari di pagi hari, seorang remaja yang bernama sufur dengan asiknya duduk di taman menikmati suasana hangatnya pagi. Sulfur duduk di bangku taman sambil bersiul menyanyikan sebuah lagu. Pada reff lagu, ia berhenti beryanyi karena terkesima melihat seorang perempuan cantik yang juga sedang duduk di kursi taman. Kemudian ia mendekati perempuan tersebut bermaksud untuk berkenalan.
“hai cantik …!”, sulfur memanggilnya. Tapi tak ada jawaban dari perempuan tersebut.
“cantik..!! lagi apa nih pagi-pagi gini? Kok sendirian aja?” Tanya sulfur.
“bisa gak sih kalo kamu tuhh diam!!” akhirnya perempuan tersebut berbicara.
‘weiss… galak juga nihh cewe..’ batin sufur.
Sulfur pun menyerah dan menjauhi perempuan tersebut, ‘dari pada ntar aku yang digigit,, hiii..’ pikirnya (lebay bgt).
Hari semakin siang, udah waktunya sulfur pulang, karena gak mungkin kan seharian di taman teruss… (garing bgt)?!. ia pun beranjak dari kursi taman untuk pulang. Tiba-tiba di tengah jalan menuju rumahnya, ia mendengar teriakan seorang perempuan.
“toloooong… tolooooong.. copeeeeeet..!!”
Tanpa aba-aba, sulfurpun langsung berlari mengejar pencopet yang dimaksud. Dan dalam hitungan kesepuluh sulfur berhasil manengkap pencopet tersebut. Dan langsung memberikan barang yang dicopet kepada pemiliknya yang tadi berterak.
“ini barangnya yang tadi kecopatan,, dan pencopetnya akan segera diproses di kantor polisi.”
“iya.. terimakasih banyak yahh..”
“iya , sama-sama. Lho.. kamu kan yang tadi ditaman. Yah kan?”
“oh iyya.. maaf atas sikap saya yang tadi.”
“Iya.. gak pa-pa kok. Oy, perkenalkan saya sulfur. Kamu siapa?”
“saya oksien.”
“wahh.. nama yang bagus.”
“hm.. biasa aja”
“hehehe”
Akhirnya mereka pulang bareng karena ternyata rumah mereka berdekatan.
Hari-hari berlalu, ternyata mereka berteman. Kok bisa yahh.. padahal keduanya bertemu secara tidak sengaja,,?? Persahabatan merekapun cukup akrab. Ada ikatan-ikatan tertentu. Mau tau kenapa? Kita tanyain aja ke professor,, professor, kasus seperti apa penyebabnya? Bisa tolong dijelaskan..!?
Professor: “jadi begini anak-anak, sulfur dan oksigen dapat bereaksi, reaksiny adalah seagai berikut:
S(g) + O2 (g)  SO2 (g)
“Keduanya adalah sama-sama golongan 16 dalam sistem periodik, jadi keduya memiliki sifat-sifat unsur yang sama, itulah keunikan mereka. Ikatan yang terjadi antara ketiga atom tersebut adalah ikatan kovalen rangkap dua dan kovalen koordinasi. Jadi mungkin itu penyebabnya sehingga mereka bisa berteman sangat akrab.”
Owhh.. jadi begitu pak prof.. unik juga yahh ikatan mereka, bisa berikatan dengan yang segolongan. Sifat mereka yang sama membuat mereka berada dalam satu golongan. Hm, ebali lagi pad asulfur dan oksigen. Pertemanan mereka snagt akrab. Bahkan sulfur dan oksigen sudah menjadi sepasang kekasih. Ikatan mereka semakin hari semakin kuat. Tapi siapa sangka, suatu melapetaka terjadi. Sufur memiliki pacar simpanan, dan oksigen pun memiliki pacar simpanan. Dan yang lebih parahnya lagi, mereka sudah saling tahu satu-sama lain. Oksigen tahu siapa pacar simpanan sulfur, begitu juga sebaliknya. Akhirnya, dialog di bawah ini pun tejadi:

Sulfur: “Oksigen, aku bisa jelasin semuanya..”

Oksigen: “udah gak ada yang perlu dijelasin, semuanya udah jelas! Aku udah liat sendiri!”

Sulfur: “tapi.. Oksigen.. tunggu!! Aku juga tahu, kamu juga punya pacar simpanan, kan?? Ngaku aja!!”

Oksigen: “kalo iya emang kenapa?”

Sulfur: “ya udah..kita impas dong!! Gak ada yang peru diributkan lagi.”

Oksigen: udah dehh.. aku udah capek dengan smua ini. Mendingan kita sudahi saja sampe disini!”

Sulfur: “ohh… yaudah,, kalo emang itu mau kamu.. lagi juga kehadiran kita di bumi ini tidak begitu membawa manfaaat.”

Oksigen: “haaah.. baguslah klo kamu sadar!”

Hmmm… begitulah kira-kira dialog terakhir mereka. Sungguh disayangkan, ternyata hubungan mereka harus disudahi. Penyebab sebenernya apa siihh..?? tanyain aja yukk ke professor! Siapa tahu professor tahu.. jadi bagaimana prof??

Professor: “haduh.. jadi sedih saya melihat mereka harus berpisah. Jadi begini.. mereka memang pasangan yang cukup cocok, ketika keduanya direaksikan menghasilkan api berwarna biru yang indah.. namun, mereka juga menghasilkan bau yang sangat busuk terlebih lagi dengan konsentrasi yang sangat tinggi. Selain itu.. mereka juga kurang diterima oleh masyarakat banyak karena bau busuk mereka dan mereka termasuk gas efek rumah kaca seperti NO2 dan CO2.. dan penyebab lainnya dalah masing-masing dari mereka punya pacar simpanan… begitu ceritanya…
Owhhh… jadi kerena itu. Lantas siapa pacar simpanan mereka?? Apa mereka benar-benar harus berpisah?? Penasaraan?? Ikuti kisah selanjutnya dalam blog yang sama..
Trims buat yang baca 


NB: professor memang sengaja dimunculkan secara tiba-tiba dlam cerita ini. Tapi mudah-mudahan tidak mengganggu. Dinikmati aja yahh.. 
Kritik dan saran kami tunggu..

kisah periode 3 bersama professor

Sulfur (S)

Sekilas tentang sulfur (belerang)

Tahukah anda tentang Belerang?? Belerang atau dengan nama kerennya yaitu Sulfur, adalah mineral yang dihasilkan oleh proses vukanisme. Unsur kimia tersebut, dalam tabel periodik memiliki lambang S dan nomor atom 16. Bentuknya adalah non-metal yang tak berasa, tak berbau dan tak berwarna bila dalam bentuk gas. Belerang, dalam bentuk aslinya, adalah sebuah zat padat kristalin kuning atau krisalin kehitam-hitaman, dipengaruhi oleh unsur pengtornya. Di alam, belerang dapat ditemukan sebagai unsur murni atau sebagai mineral- mineral sulfit dan sulfat. Belerang mudah larut dalam CS2, cCl4, minyak bumi, minyak tanah dan anilin. Dan tidak mudah larut dalam air dan asam sulfat. Apabila belerang dibakar akan menghasilkan api yang berwarna biru dan menghasilkan gas SO2 yang berbau busuk.

sifat fisis :
Nomor atom : 16 Elektronegatifitas : 2,45
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 4 Energi Ionisasi : 1000 kJ/mol
Massa Atom relatif : 32,066 Tingkat Oks. Max : 6+
Jari-jari atom : 1,09 Å Struktur Atom : molekul poliatom
Titik Didih : 445 °C Wujud : Padat
Titik Lebur : 119 °C

Senin, 11 Oktober 2010

Aluminium logam termahal?

Kini aluminium relative murah,padahal dulu ia pernah  menjadi logam termahal di dunia.
Sekitar awal abad 19 harga 1kg aluminium mencapai 18 juta dolar.

Kini hanya beberapa dollar saja kita sudah mendapatkannya.
Karena pada saat itu aluminum merupakan logam yang SANGAT BERGENGSI dikalangan bangsawan Eropa .
MENGAPA ALUMINIUM MENJADI SANGAT MAHAL?PADAHAL KITA TAHU IA MERUPAKAN LOGAM PALING MELIMPAH DI KULIT BUMI?
Karena pada saat itu aluminium pertama kali dibuat dengan cara mereduksi ALUMINIUM KLORIDA dengan logam KALIUM.
                                    AlCl3 + 3KAl + 3KCL
Padahal kalium sendiri tergolong mahal karena pembuatannya juga melalui proses elektrolisis lelehan kalium klorida.Nah,,oleh karena itulah dengan cara pembuatan seperti itu menyebabkan harga logam itu mahal.

Susu Magnesium??

Magnesium dijadikan sebagai obat?? Mungkin bukan hal yang aneh. Magnesium dipercaya mampu mengobati penyakit seperti sembelit, diabetes, serangan jantung dan lain-lain.

Magnesium merupakan logam yang sangat berperan dalam penyerapan dan metabolisme tubuh. Hal ini dibuktikan pada senyawa magnesium hidroksida [Mg(OH)2] yang mampu menghilangkan sembelit dengan cara menyerap.

Reaksi pembuatan magnesium hidroksida adalah sebagai berikut:
2Mg (s) + O2 (g) 2MgO (s)
MgO (s) + H2O (l)  Mg(OH)2 (l)

Magnesium hidroksida merupakan susu magnesium yang berupa suspensi basa yang mampu menetralkan asam yang berlebih atau menurunkan julah asam yang berebih di dalam perut. Seperti yang kita tahu, jika sel-sel parietal dalam perut terlalu banyak mengeluarkan asam klorida (HCl) dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti mulas dan infeksi lambung. Susu magnesium dalam bentuk cairan antasida ini memasuki perut dan menggabungkan ion hidrogen yang terdapat pada HCl untuk membuat aktivitas lambung terkendali.

Dalam susu magnesium, magnesium berperan untuk:
1. Membawa air dari jaringan tubuh di sekitarnya untuk dibawa ke dalam saluran usus melalui proses osmosis.
2. Mengontrol kuantitas air di saluran usus sehingga melembutkan dan meningkatkan volume kotoran, juga merangsang syaraf di usus.
3. Melepaskan peptida hormon cholecystokinin, menyebabkan akumulasi air dan elektrolit dalam usus memicu motilitas pada usus.

Seseorang yang memiliki penyakit ginjal yang kronis, disarankan untuk tidak berlebihan dalam menggunakaan susu magnesium. Hal ini dikarenakan fungsi ginjal yaitu mengekskresikan magnesium akan membawa air terlalu banyak, dan tubuh kekurangan air sehingga akan menyebabkan keracunan magnesium dalam darah.
Seperi obat pada umumnya, susu magnesium juga memiiki efek samping, yaitu muntah, mual, diare, dehidrasi, dan ketidk seimbangan mineral dalam tubuh.
Susu magnesium ini digunakan sebagai obat mulas, sakit perut, diare, sembelit, atau gangguan pencernaan lainnya. Dan dikenal sebagai Phillips milk magnesia

“saran untuk perbaikannya kami tunggu,, ”

Rabu, 06 Oktober 2010

Kaitan Magnesium dengan Diabetes

Magnesium merupakan salah satu anggota dari unsur periode tiga yang memiliki banyak keterkaitan dengan proses metabolisme dalam tubuh manusia. Selain dari itu, magnesium juga memiliki keterkaitan positif dengan beberapa penyakit dalam tubuh, seperti kardiovaskuler dan juga diabetes.

Apa itu diabetes?? Diabetes merupakan salah satu penyakit yang mengakibatkan produksi atau penggunaaan insulin tidak efisien dan tidak cukup dalam tubuh. Insulin adalah hormon yang dibuat oleh pankreas dan memiliki peranan dalam pengubahan gula dan zat tepung dalam makanan tubuh untuk membuat insulin. Diabetes onset dewasa adalah bentuk paling umum dari diabetes. Hal tersebut sering dikaitkan dengan ketidakmampuan untuk menggunakan insulin yang dibuat oleh pankreas. Diabetes erat kaitannya dengan penyakit diabetes. Karena obesitas seyogyanya dapat memberikan peluang yang besar bagi berkembangnya diabetes dalam tubuh.
 Magnesium di Alam

Magnesium berperan penting dalam metabolisme karbohidrat. Hal Ini dapat mempengaruhi pelepasan dan aktivitas insulin, hormon yang membantu mengontrol glukosa darah (gula). darah rendah magnesium (hypomagnesemia) yang sering terlihat pada individu dengan diabetes tipe 2. Hypomagnesemia dapat memperburuk resistensi insulin, suatu kondisi yang sering mendahului diabetes, atau mungkin akibat dari resistensi insulin. Individu dengan resistensi insulin tidak menggunakan insulin secara efisien dan membutuhkan jumlah yang lebih besar insulin untuk menjaga gula darah dalam tingkat normal. Ginjal mungkin kehilangan kemampuan mereka untuk mempertahankan magnesium selama periode hiperglikemia berat (signifikan glukosa darah). Hilangnya kemampuan tersebut menyebabkan meningkatnya magnesium dalam urin dan hal tersebut dapat mengakibatkan kadar rendah magnesium.

Studi yang dilakukan oleh The Nurses 'Health Study (NHS) dan Health Professionals' Follow-up Study (HFS) mengikuti lebih dari 170.000 profesional kesehatan melalui kuesioner peserta lengkap setiap 2 tahun. Sebagai bagian dari studi ini, lebih dari 127.000 peserta (85.060 perempuan dan 42.872 laki-laki) yang tidak memiliki riwayat diabetes, penyakit kardiovaskuler, atau kanker pada awal diikuti untuk meneliti faktor-faktor risiko untuk mengembangkan diabetes onset. Perempuan diikuti selama 18 tahun, laki-laki diikuti selama 12 tahun. Seiring waktu, risiko untuk mengembangkan diabetes onset lebih besar pada pria dan wanita dengan asupan magnesium rendah. Penelitian ini mendukung rekomendasi diet untuk meningkatkan konsumsi sumber makanan utama magnesium, seperti padi-padian, kacang-kacangan, dan sayuran berdaun hijau.

Studi lain dilakukan oleh Iowa Women's Health Study telah mengikuti sekelompok perempuan yang lebih tua sejak 1986. Peneliti dari studi ini meneliti hubungan antara risiko perempuan terkena diabetes onset dan asupan karbohidrat, serat, dan magnesium diet. Asupan makanan diperkirakan oleh kuesioner frekuensi makanan, dan insiden diabetes selama 6 tahun follow up ditentukan dengan menanyakan peserta jika mereka telah didiagnosa oleh dokter memiliki diabetes. Berdasarkan penilaian asupan makanan awal saja, 'temuan peneliti menyarankan bahwa asupan lebih besar dari biji-bijian, serat, dan magnesium menurunkan resiko terkena diabetes pada wanita yang lebih tua.

Beberapa studi klinis telah meneliti potensi manfaat magnesium tambahan tentang pengendalian diabetes onset. Dalam satu studi tersebut, 63 mata pelajaran dengan di bawah level serum magnesium normal diterima baik 2,5 gram magnesium klorida oral harian "dalam bentuk cair" (memberikan 300 mg elemental magnesium per hari) atau suplemen. mereka yang menerima suplemen magnesium memiliki tingkat darah lebih tinggi dari magnesium dan meningkatkan pengawasan diabetes, seperti yang disarankan oleh A1C hemoglobin tingkat bawah, daripada mereka yang menerima suplemen. Hemoglobin A1C adalah tes yang mengukur keseluruhan kontrol glukosa darah selama 2 sampai 3 bulan sebelumnya, dan dianggap oleh banyak dokter menjadi tes darah yang paling penting bagi penderita diabetes.

penderita diabetes onset dikontrol secara acak untuk menerima plasebo atau suplemen dengan baik mg 500 atau 1000 mg magnesium oksida (MgO) selama 30 hari. Semua penderita juga diobati dengan diet atau diet plus obat oral untuk mengendalikan kadar glukosa darah. tingkat Magnesium meningkat pada kelompok yang menerima 1000 mg magnesium oksida per hari (setara dengan 600 mg elemental magnesium per hari) tetapi tidak signifikan perubahan dalam kelompok plasebo atau kelompok yang menerima 500 mg magnesium oksida per hari (setara dengan 300 mg magnesium elemental per hari). Namun, baik tingkat suplementasi magnesium secara signifikan meningkatkan kontrol glukosa darah .

Senin, 27 September 2010

Sifat-sifat Fisik Unsur-unsur Periode 3

 
Bagian ini akan membahas daya hantar listrik serta titik leleh dan titik didih unsur-unsur periode 3. Untuk memahami hal ini, hal yang harus Anda pahami adalah struktur dari masing-masing unsur.
Struktur-struktur unsur
Struktur unsur-unsur berubah sepanjang periode 3. Tiga pertama merupakan metalik, silikon adalah kovalen raksasa dan sisanya berupa molekul sederhana.
Tiga struktur metalik
Natrium, magnesium dan alumunium semuanya memiliki struktur metalik.

Dalam natrium hanya ada satu elektron yang terlibat dalam ikatan metalik- satu elektron 3s. Dalam magnesium, kedua elektron terluarnya terlibat, sedangkan pada alumunium ketiga elektron terluarnya terlibat.
Sodium, magnesium and aluminium all have metallic structures.
Perbedaan lain yang harus diperhatikan adalah cara penyusunan atom-atomnya dalam kristal logam. Natrium mengalami koordinasi-8 di mana masing-masing atom natrium bersentuhan dengan 8 atom natrium yang lain.
Magnesium dan alumunium mengalami koordinasi-12 (meskipun dengan cara yang berbeda). Ini adalah cara yang lebih efisien dalam menyusun atom-atom. Baik untuk mengurangi pemborosan tempat / space dalam struktur logam dan ikatan logam yang lebih kuat.
Struktur kovalen raksasa
Silikon memiliki struktur kovalen raksasa seperti intan. Bagian terkecil dari struktur dapat dilihat seperti di bawah ini:

Strukturnya terikat dengan ikatan kovalen yang kuat dalam tiga dimensi.
Empat struktur molekuler sederhana
Struktur fosfor dan sulfur bermacam-macam tergantung pada jenis fosfor yang sedang dibicarakan. Untuk fosfor kita anggap sebagai fosfor putih. Dan untuk sulfur kita anggap salah satu dari bentuk kristal monoklin dan rombis.

Atom-atom dalam masing-masing molekul terikat melalui ikatan kovalen (tentu saja kecuali argon).

Dalam keadaan cair atau padat, molekul-molekulnya terikat satu sama lain dengan gaya van der Waals.
Daya hantar arus listrik
• Natrium, magnesium dan alumunium semuanya merupakan penghantar / konduktor arus listrik yang baik;
• Silikon merupakan semikonduktor;
• Sisanya bukan merupakan konduktor.
Tiga logam pertama, sudah pasti merupakan penghantar listrik karena adanya delokalisasi elektron (“laut elektron�) yang bebas bergerak / berpindah sepanjang padatan atau cairan logam.

Pada kasus silikon, penjelasan bagaimana silikon dapat menjadi semikonduktor berada di luar cakupan tingkat ini. Dengan hanya mengetahui strukturnya seperti intan, kita tidak dapat memperkirakan silikon dapat menghantarkan arus listrik, tapi silikon memang dapat menghantarkan arus listrik.

Sisanya tidak menghantarkan arus listrik karena merupakan senyawa dengan molekul sederhana. Tidak ada elektron yang dapat bebas bergerak.
Titik leleh dan titik didih
Grafik di bawah menunjukkan bagaimana titik leleh dan titik didih unsur-unsur periode 3 berubah sepanjang periode. Gambar diplot dalam Kelvin bukannya °C untuk menghindari nilai yang negatif.

Lebih baik bila kita menghubungkan perubahan ini dengan terminologi macam-macam struktur yang telah dibahas.
Struktur metalik
Titik didih dan titik leleh meningkat sepanjang tiga logam pertama karena meningkatnya kekuatan ikatan metalik.

Jumlah elektron pada masing-masing atom menyumbang untuk meningkatkan delokalisasi “lautan elektron�. Atom-atom juga menjadi lebih kecil dan memiliki jumlah proton yang lebih banyak dari natrium hinggga magnesium dan alumunium.

Tarikan dan titik leleh serta titik didih meningkat karena:
• Inti atom memiliki muatan positif yang semakin besar;
• Lautan elektron makin bermuatan negatif;
• Lautan elektron makin dekat ke inti dan tertarik makin kuat.
Silikon
Silikon memiliki titik leleh dan titik didih yang lebih tinggi karena memiliki struktur kovalen raksasa. Kita harus memutuskan ikatan kovalen yang kuat itu sebelum akhirnya meleleh atau mendidih.

Karena yang kita bicarakan adalah tentang jenis ikatan yang berbeda, lebih baik jangan membendingkan langsung titik leleh dan titik didih silikon dengan titik leleh dan titik didih alumunium.
Empat unsur molekuler
Fosfor, sulfur, klor dan argon adalah senyawa molekuler sederhana yang hanya dipengaruhi gaya van der Waals di antara molekul-molekulnya. Titik leleh dan titik didihnya akan makin rendah dari pada empat unsur pertama dalam periode 3 yang memiliki struktur raksasa.

Ukuran titik leleh dan titik didih dipengaruhi oleh ukuran molekul.

Ingat struktur molekul:

Fosfor
Fosfor mengandung molekul P4. Untuk molekul fosfor, anda tidak dapat memecahkan ikatan kovalennya, hanya gaya van der Waals antar molekulnya yang lemah.
Sulfur
Sulfur terdiri dari atom S8 yang berbentuk cincin. Molekulnya lebih besar dari pada molekul fosfor dan gaya van der Waals yang lebih kuat, hal ini penting untuk menjelaskan titik leleh dan titik didih yang lebih tinggi.
Klor
Klor, Cl2, adalah molekul yang lebih kecil dengan gaya van der Waals yang lebih lemah dan klor memiliki titik leleh dan titik didih yang lebih rendah dari pada sulfur dan fosfor.
Argon
Molekul argon hanya terdiri dari satu atom argon, Ar. Jangkauan gaya van der Waals antar atom-atomnya sangat terbatas begitu pula titik leleh dan titik didih argon lebih rendah lagi.

Sifat-sifat Atomik Unsur-unsur Periode 3


Sekarang kami akan menggambarkan dan menjelaskan kecenderungan sifat-sifat atomik dan sifat-sifat fisik unsur-unsur periode 3 mulai dari natrium hingga argon. Hal yang dibahas meliputi energi ionisasi, jari-jari atom, elektronegativitas, daya hantar arus listrik, titik leleh dan titik didih.
Sifat-sifat Atomik

Struktur/konfigurasi elektronik
Pada periode 3 dalam tabel periodik, orbital 3s dan 3p terisi oleh elektron. Hanya sekedar mengingatkan, berikut versi singkat konfigurasi elektron untuk delapan unsur periode 3 adalah:
Na
[Ne] 3s1
Mg
[Ne] 3s2
Al
[Ne] 3s2 3px1
Si
[Ne] 3s2 3px1 3py1
P
[Ne] 3s2 3px1 3py1 3pz1
S
[Ne] 3s2 3px2 3py1 3pz1
Cl
[Ne] 3s2 3px2 3py2 3pz1
Ar
[Ne] 3s2 3px2 3py2 3pz2
Dalam tiap kasus, [Ne] menunjukkan struktur elektronik yang lengkap dari atom neon.
Energi ionisasi pertama
Energi ionisasi pertama adalah energi yang dibutuhkan untuk melepaskan satu elektron yang terikat paling lemah dari satu mol atom dalam keadaan gas menjadi satu mol ion dalam keadaan gas dengan muatan +1.
Dibutuhkan energi untuk tiap perubahan 1 mol X.
Pola perubahan energi ionisasi pertama unsur-unsur sepanjang periode 3.
Perhatikan bahwa secara umum kecenderungannya meningkat kecuali antara magnesium dan alumunium serta antara fosfor dan sulfur yang menurun.
Penjelasan pola
Energi ionisasi pertama dipengaruhi oleh:
  • Muatan dalam inti;
  • Jarak elektron terluar dari inti;
  • Banyaknya pemerisaian oleh elektron yang lebih dalam;
  • Apakah elektron dalam orbital berpasangan atau tidak.
Kecenderungan meningkat
Dalam semua unsur-unsur periode 3, elektron terluar berada pada kulit orbital ke-3. Semuanya memiliki jarak yang sama dari inti / nukleus dan diperisai oleh elektron yang sama yaitu elektron pada kulit pertama dan kedua.

Perbedaan yang paling utama adalah meningkatnya jumlah proton dalam inti mulai dari natrium hingga argon. Hal inilah yang menyebabkan tarikan inti terhadap elektron terluarnya makin besar sehingga meningkatkan energi ionisasi.

Pada kenyataannya meningkatnya muatan di dalam inti juga akan menarik elektron terluar menjadi lebih dekat ke inti. Peningkatan energi ionisasi makin besar sepanjang periode dari kiri ke kanan.
Penurunan pada alumunium
Anda dapat memperkirakan bahwa ukuran alumunium lebih besar dari pada magnesium karena jumlah proton yang lebih banyak. Mengimbangi fakta bahwa elektron terluar dari alumunium berada pada orbital 3p bukannya 3s.

Elektron pada orbital 3p sedikit lebih jauh dari inti dari pada elektron pada orbital 3s, dan sebagian mendapatkan pemerisaian dari elektron 3s sebagai elektron yang lebih dalam. Kedua faktor inilah yang mengimbangi jumlah proton yang lebih banyak.
Penurunan pada sulfur
Pada fosfor ke sulfur, sesuatu yang lebih harus mengimbangi pengaruh proton yang lebih banyak.

Pemerisaian yang sama pada fosfor dan sulfur (dari elektron yang lebih dalam, pada beberapa tingkat dari elektron 3s), dan elektron yang akan dilepaskan berasal dari orbital yang sama.
Perbedaannya adalah bahwa pada sulfur, elektron yang akan dilepaskan berasal dari salah satu elektron yang berpasangan pada orbital 3px2. Tolakan antara 2 elektron yang berada dalam orbital yang sama menunjukkan bahwa elektron lebih mudah dikeluarkan dari pada elektron yang tidak berpasangan.
Jari-jari atom
Kecenderungan
Diagram di bawah ini menunjukkan bagaimana perubahan jari-jari atom pada unsur-unsur periode 3.

Gambaran yang digunakan untuk membuat diagram ini adalah berdasarkan pada:
  • Jari-jari metalik / ionik untuk Na, Mg dan Al;
  • Jari-jari kovalen untuk Si, P, S dan Cl;
  • Jari-jari van der Waals untuk Ar, karena Ar tidak dapat membentuk ikatan yang kuat.
Wajar jika kita membandingkan jari-jari metalik dengan jari-jari kovalen karena keduanya menunjukkan ikatan yang sangat rapat. Akan tetapi tidak wajar bila kita membandingkan jari-jari metalik dan jari-jari kovalen dengan jari-jari van der Waals.
Kecenderungan secara umum menunjukkan atom makin kecil sepanjang periode TERKECUALI pada argon. Anda tidak dapat membandingkan hal yang tidak sejenis. Sebaiknya kita mengabaikan argon pada diskusi selanjutnya.
Penjelasan kecenderungan
Jari-jari metalik dan kovalen menunjukkan jarak dari inti ke pasangan elektron ikatan. Jika tidak yakin dengan hal itu, kembali dan ikuti link sebelumnya.
Dari natrium hingga klor, elektron ikatan semuanya berada di kulit ke-3, akan diperisai oleh elektron pada kulit pertama dan kedua. Peningkatan jumlah proton dalam inti sepanjang perioda akan meningkatkan tarikan elektron ikatan menjadi lebih dekat ke inti. Jumlah pemerisaian sama untuk semua unsur
Elektronegativitas / keelektronegatifan
Keelektronegatifan adalah ukuran kecenderungan atom untuk menarik pasangan elektron ikatan.

Skala Pauling adalah yang paling umum digunakan. Fluor (unsur yang paling elektronegatif) diberi skala 4.0 dan nilai ini makin menurun hingga cesium dan francium dengan keelektronegatifan terendah yaitu 0.7.
Kecenderungan
Kecenderungan sepanjang periode diperlihatkan grafik di bawah ini:

Ingat bahwa argon tidak dimasukkan. Keelektronegatifan adalah kecenderungan atom untuk menarik pasangan elektron ikatan. Karena argon tidak membentuk ikatan kovalen sehingga secara nyata tidak memiliki keelektronegatifan.
Penjelasan kecenderungan
Kecenderungan dijelaskan dengan cara yang sama seperti kecenderungan pada jari-jari atom. Sepanjang periode, elektron ikatan selalu berada pada kulit yang sama yaitu kulit ke-3, dan selalu diperisai oleh elektron dalam yang sama.

Semuanya berbeda dalam hal jumlah proton yang terus meningkat dan tarikan pasangan elektron ikatan makin mendekati inti.